Akidah

  • Halaman: « Kembali 1 2 3 Lanjutkan »
  • Kesahihan Dalil Tawassul Menurut Petunjuk Al Quran dan Al Hadits

    Akidah|Kontra Wahabi

    Dalam Hal Tawassul, banyak masyarakat yang masih awam dan belum mengerti serta faham, lantas datanglah kelompok yang ekstrem dalam beragama yang menjenerilasasi masalah tawassul dengan pendapatnya; “pokoknya semua yang berbau tawassul adalah syirik!”

     

    Guru besar mereka, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah, yang fatwa fatwanya banyak diikuti oleh kaum Wahabi tidaklah berpendapat demikian. Mereka memperbolehkan bertawassul dengan sifat sifat Allah, nama nama Allah yang indah agung, amal shaleh dan orang yang masih hidup, selain tiga hal tersebut mereka mengatakan bid’ah, dan sebagaimana biasa, setiap bid’ah menurut mereka adalah tersesat dan setiap kesesatan pasti masuk neraka. Mereka menganggap orang yang bertawassul melalui media pangkat atau jah Nabi, Wali atau yang lainnya itu musyrik, bahkan kafir sebagaimana sering dituduhkan.

     

    Buku ini mencoba mengungkap masalah masalah yang berhubungan dan berkaitan dengan tawassul dengan dalil naqli ataupun aqly berdasarkan dan berlandaskan Al Quranul Karim dan Al Hadits Asy Syarif.

    Harga:Rp. 25.000,-
  • Kesahihan Dalil Ziarah Kubur Menurut Al-Qur’an dan Al-Hadits

    Akidah|Fikih|Ibadah|Kontra Wahabi

    Ziarah kubur pada awal Islam, ketika pemeluk Islam masih lemah, masih berbaur dengan amalan jahiliyah yang dikhawatirkan dapat menyebabkan perbuatan syirik, Rasulullah saw melarang ziarah kubur, akan tetapi setelah Islam mereka menjadi kuat, dapat membedakan mana perbuatan yang mengarah kepada syirik dan mana yang mengarah kepada ibadah karena Allah, Rasulullah saw memerintahkan ziarah kubur, karena ziarah kubur itu dapat mengingatkan pelakunya untuk selalu teringat mati dan akhirat

     

    Buku ini akan membahas secara lengkap pengertian ziarah kubur, hukum-hukum ziarah kubur, tujuan ziarah kubur, adab dan tata cara ziarah kubur, hal-hal yang dilarang ketika ziarah kubur, serta bagaimana pendapat ulama, termasuk pendapat Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah tentang hal-hal yang berkaitan dengan ziarah kubur.

     

    Disamping itu, akan dijelaskan juga bagaimana ziarah kubur Nabi Muhammad saw, ziarah kubur ulama Shalihin

    Harga:Rp. 9.500,-
  • Kiai NU atau Wahabi Yang Sesat Tanpa Sadar? Jawaban Terhadap Buku-Buku Mahrus Ali

    Akidah|Kontra Wahabi

    Mahrus Ali sempat membuat heboh negeri ini, bukunya yang berjudul “Mantan Kyai NU Menggugat Shalawat dan Dzikir Syirik” yang beredar luas beberapa tahun silam membuat resah umat dan para kyai, khususnya dari kalangan Nahdliyin.

     

    Buku sanggahannya pun muncul, ditulis oleh Lembaga Bahtsul Masail NU Jember. Kedua buku tersebut lalu menjadi perbincangan hangat dan polemik di masyarakat. Akhirnya pada tahun 2008, Pasca Sarjana IAIN Sunan Ampel Surabaya menggelar debat ilmiah terbuka antar dua penulis buku tersebut. Namun Mahrus Ali tidak datang, dengan alasan keamanan dan hanya diwakilkan penulis kata pengantarnya, Ust. Muammal Hamidi.

     

    Tiga tahun berselang, Mahrus Ali yang tidak menghadiri debat tersebut, tiba-tiba muncul dengan dua buku barunya “Bongkar Kesesatan Debat Terbuka Kyai NU di Pasca Sarjana Sunan Ampel Surabaya” dan buku “Sesat Tanpa Sadar.”

     

    Buku ini hadir untuk menjawab atau membantah buku “Sesat Tanpa Sadar” karya Mahrus Ali, yang terbukti banyak melakukan pemelintiran data serta tidak jujur dalam mengutip teks-teks para ulama Ahlus Sunnah Wal Jamaah. Bahkan yang lebih fatal, Mahrus Ali berani menyalahkan pendapat ulama rujukan utama sekte Wahabi seperti Ibnu Taimiyah, Ibnu Qayyim Al-Jauziyah dan lain-lain.

    Harga:Rp. 30.000,-»25.000,-
  • Madzhab Al Asy'ari, Benarkah Ahlussunnah Wal-Jama'ah? - Muhammad Idrus Ramli

    Akidah|Kontra Wahabi

    "Kalau memang Nahdlatul Ulama mengklaim Mengikuti madzhab Ahlussunnah Wal-Jama'ah, mengapa mengikuti madzhab al-Asy'ari, kok tidak mengikuti madzhab ulama salaf yang saleh saja yang memang benar-benar Ahlussunnah Wal-Jama'ah?" "Apakah dalil-dalil yang menunjukkan bahwa madzhab al-Asy'ari itu Ahlussunnah Wal-Jama'ah atau al- firqah al-najiyah?”

     

    "Mengapa Ahlussunnah Wal-Jama'ah hanya mewajibkan mengetahui sifat dua puluh yang wajib bagi Allah? Bukankah dalam Asma'ul Husna sendiri, nama-nama dan sifat-sifat Allah berjumlah sembilan puluh sembilan ?"

     

    Tiga pertanyaan menggelitik itu datang pada penulis di forum Seminar. Pertama, dari peserta yang tampaknya beraliran Salafi. Kedua, walaupun lebih baik dari pertanyaan sebelumnya, namun juga menunjukkan bahwa pada saat ini, hal-hal yang sebenarnya dianggap sebagai ideologi dan keyakinan di kalangan masyarakat, ternyata seringkali digugat kebenarannya. Ketiga, tampak semacam gugatan yang bernada filosofis. Kalau pertanyaan-pertanyaan itu tidak segera dijawab akan memunculkan pertanyaan berantai. Sebab, kesimpulan yang bisa ditangkap dari pertanyaan-pertanyaan tersebut adalah bahwa madzhab al-Asy'ari bukan Ahlussunnah Wal-Jama'ah. Madzhab al-Asy'ari tidak mengikuti ajaran ulama salaf yang saleh, dan pada gilirannya Nahdlatul Ulama bukan Ahlussunnah Wal-Jama'ah? Benarkah...?

     

    Nah, dari berbagai pertanyaan itulah buku ini disusun oleh seorang aktivis Bahtsul Masa'il di lingkungan NU, Ustad Muhammad Idrus Ramli. Di sini sarat akan kajian sejarah, metodologi, sistematika, profil tokoh -ahli tafsir, hadits, fiqih, teologi dan tashawwuf-, ulasan kitab, kesaksian dan pengakuan para ulama, serta dalil-dalil madzhab al-Asy'ari.

    Harga:Rp. 47.000,-»45.000,-
  • Mana Dalilnya?, Seputar Ziarah Kubur, Tawasul & Tahlil, Habib Nouval bin Muhammad Alaydrus

    Akidah|Ibadah|Karya Habib Novel Alaydrus|Kontra Wahabi

    Mana dalilnya, sebuah pertanyaan yang sering kali kita ajukan ketika mendengar, membaca atau melihat sebuah kegiatan keagamaan yang berada di tengah-tengah masyarakat.

     

    Buku ini menyajikan kepada Anda sebuah jawaban atas pertanyaan tersebut. Dalam buku ini kita diajak untuk menyelami kedalaman makna Al-Qur'a, Hadis dan pemikiran para ulama untuk memperluas wawasan.berpikir Anda.

     

    Sehingga, dengan membaca buku Insya Allah, Anda tidak akan lagi terlibat dalam perdebatan yang menjemukan dan tidak bermanfaat. 

    Harga:Rp. 33.000,-»30.000,-
  • Mana Dalinya 2 : Maulid Nabi, Sunnah Atau Bid'ah? Habib Nouval bin Muhammad Alaydrus

    Akidah|Karya Habib Novel Alaydrus|Kontra Wahabi|Tasawwuf

    Mana dalilnya, sebuah pertanyaan yang sering kali kita ajukan ketika mendengar, membaca atau melihat sebuah kegiatan keagamaan yang berada di tengah-tengah masyarakat. Buku ini menyajikan kepada Anda sebuah jawaban atas pertanyaan tersebut. Dalam buku ini penulis mengajak pembaca untuk menyelami kedalam makna Al-Quran, Hadits dan pemikiran para ulama untuk memperluas wawasan berpikir Anda. Shingga, dengan membaca buku ini Insya Allah, Anda tidak akan lagi terlibat dalam perdebatan yang menjemukan dan tidak bermanfaat.

     

    Share

    Harga:Rp. 33.000,-»30.000,-
  • Melurushkan Kesalahan Buku Putih Kyai NU

    Akidah

    Mengingat telah beredarnya “Buku Putih Kyai NU” karya Bapak Kyai Afrokhi Abdul Ghoni yang telah meresahkan warga Nahdliyin khususnya tuduhan syirik, kufur dan bid’ah terhadap amaliah warga NU, maka kami atas naam FBMPP (Forum Bastsil Masail Pondok Pesantren) se Eks Kawedanan Pare selalu organisasi yang bergerak di bidang kajian Islam dan masail diniyyah wa qaqiiyah mempunyai tanggung jawab untuk menulis sebuah risalah yang memberikan jawaban atas pernyataan pernyataan yang penuh dengan tuduhan tuduhan tersebut.

     

    Setelah kami kaji bersama kehadiran Buku Putih Kyai NU ini merupakan babak lanjutan dari buku “Mantan Kyai NU Menggugat Sholawat dan Dzikir Syirik” karya H.  Mahrus Ali dan lainnya.  Yang kesemuanya masih merujuk pada empat poin pembahasan yaitu Tauhid, Ibadah dan Bid’ah, Tawasul dan Tabaruk.

    Harga:Rp. 43.000,-»39.000,-
  • Membedah Bid'ah & Tradisi dalam Perspektif Ahli Hadits & Ulama Salafi – Muhammad Idrus Romli

    Akidah|Kontra Wahabi

    Dewasa ini seiring dengan derasnya arus globalisasidan modernisasi, telah berkembang beberapa aliran transnasional yang anti tradisi dan berupaya membabat habis tradisi lokal serta menggantikannya dengan tradisi sebagian bangsa Arab modern dengan dalih purifikasi ajaran Islam serta kembali kepada ajaran al-Qur'an dan Sunnah. Kelompok anti tradisi ini dipelopori oleh gerakan Salafi atau Wahhabi, dan berpengaruh luas terhadap aliran transnasional lainnya.

     

    Namun sayang sekali, semangat dan obsesi kelompok tersebut dalam upaya membabat habis seluruh tradisi lokal, bukanlah berangkat dari dalil-dalil al-Qur'an, Sunnah dan aqwal ulama yang otoritatif (mu'tabar), yang selama ini menjadi pedoman mayoritas umat Islam Ahlusunnah wal Jama'ah di berbagai belahan dunia Islam.


    Oleh karena itu buku kecil ini berupaya menjelaskan beragam tradisi umat Islam di tanah air berdasarkan al-Qur'an dan Hadits, serta menurut perspektif para ulama yang menjadi rujukan utama kaum Wahhabi.

    Stok Habis
    Harga:Rp. 12.000,-»10.000,-
  • Menguak Misteri Muhammad Dalam Kitab Suci Injil oleh Mantan Profesor Katolik Roma, Abdul Ahad Dawud

    Akidah

    Berkat petunjuk dari Allah swt, Abdul Ahad Dawud – Seorang pendeta Katolik Roma dari sekte Uniate Chaledan dengan nama lengkap Profesor Rev. David Benjamin Keldani, B.D. berhasil mengungkap “Misteri Muhammad saw dalam Kitab Suci Injil” yang kebenaranya masih disembunyikan sejak 16 abad silam hingga kini.

     

    Dengan gaya yang lugas dan tegas Abdul Ahad Dawud berani menggugat kebenaran Al-Kitab ; meredam gejolak jiwa dan pikiran yang memberontak terhadap ketidakrasionalan ajaran-ajaran yang selama 40 tahun, menjadi pegangan suci bagi beliau.

     

    Karya langka ini sungguh benar-benar argumentatif dan rasional sehingga tak ayal lagi, kitab fenomenal ini tidak terbantahkan oleh siapa pun.

    Harga:Rp. 58.000,-»55.000,-
  • Menjawab Vonis Bid’ah

    Akidah|Kontra Wahabi

    Maraknya gerakan Islam di Indonesia akhir akhir ini, dari “pemain lama” seperti NU dan Muhammadiyah hingga para “pemain baru” seperti Hizbut Tahrir, PKS, Gerakan Salafi atau Wahabi, sampai gerakan segelintir anak negeri yang cukup liberal [JIL].

     

    Semestinya sebagai umat Islam kita bangga dengan semangat keislaman yang diusung mereka. Namun fakta berbicara lain, kemapanan pola keberagaman masyarakat yang telah diperjuangkan para “pemain lama” ternyata malah diusik oleh para “pemain baru” yang entah punya motif apa. Terbukti terdapat banyak sekali upaya upaya untuk menjauhkan masyarakat dari para ulamanya, membuat mereka ragu, bahkan sedikit demi sedikit meninggalkan kegiatan keagamaannya dan beralih kepada “dakwah baru” yang dikoarkan.

     

    Bukan hanya itu saja, bahkan kecenderungan untuk berani mencerca dan melukai hati para Sesepuh pun semakin mengemuka dan menjadi hal lumrah. Aksi penyesatan, pembid’ahan dan pengkafiran sesama muslim pun seolah menjadi hobi baru yang semakin mencandu.

     

    Oleh sebab itu, pemahaman kembali pada budaya yang sebenarnya merupakan hasil ijtihad dakwah para ulama terdahulu menjadi suatu keniscayaan. Selain itu, upaya meretas rumusan rumusan baru atas berbagai budaya masyarakat yang tidak akan pernah lepas dari jalur jalur syariat juga harus dilakukan, sehingga budaya apapun yang sedang dan akan kita temui bisa disikapi secara bijak tanpa terburu buru memvonis sesat, bid’ah, dan kafir pada sesama muslim. Maka atas petunjuk dan anugerah Allah swt, khususnya bimbingan para ulama, Terbitlah buku ini dengan judul “Kajian Pesantren, Tradisi & Adat Masyarakat, Menjawab Vonis Bid’ah.”

    Harga:Rp. 55.000,-»48.500,-
  • Menolak Pendapat Para Pelaku Bidah, Ad Difa' fi Roddi ala Ahlil Ibtida' (2 Jilid)

    Akidah|Kontra Wahabi

    Islam adalah agama yang mengajarkan kepada umatnya untuk selalu menggunakan akal pikiran mereka dalam menjalankan kehidupan. Namun seiring perkembangan zaman ada sebagian umat muslim yang dipandang sebagai orang pintar dalam ilmu dunianya tetapi sesat dalam memahami agamanya. Maka terbentuklah paham paham yag menyimpang dari sunah Rasulullah melalui dalil yang dipahami tanpa ilmu. Dampaknya dapat kita lihat dan rasakan kini. Umat Islam kebingungan dalam menghadapi paham paham tersebut. Dan bagi orang awam, mereka menelan bulat bulat paham tersebut tanpa bertanya lebih dalam.

     

    Untuk itulah buku ini hadir, sebagai jawaban atas kebimbangan masyarakat atas paham paham yang terlanjur tersebar. Buku ini juga diharapkan mampu menjadi sarana untuk memperkenalkan Islam yag sebanarya, yaitu agama yang lurus, yang berasal dari manusia yang paling agung, Rasulullah Muhammad Saw. Selain itu, buku ini juga sebagai bantahan atas tuduhan tuduhan yang dilontarkan kepada ahlus Sunnah Wal Jamaah, sehingga tidak lagi tersebar dalil dalil sesat yag mengatas namakan Ahlus Sunnah Wal Jamaah.

     

    Buku ini bisa dikatakan sebagai buku pintar untuk menjawab / mendebat berbagai dalih bahkan dalil dari faham faham yang menyimpang, seperti: Syiah, Wahabi dan Liberalisme. Dalam buku ini juga disertakan referensi dari Al Quran, Hadits dan kitab kitab ulama salaf. Penulisan buku ini juga mendapat pengawasan penuh dari Al Habib Taufiq bin Abdul Qodir Assegaf, Pimpinan Pondok Pesantren Sunniyah Salafiyah Pasuruan.

    Harga:Rp. 110.000,-
  • Pemikiran KH. M. Hasyim Asy’ari Tentang Ahlus Sunnah Wal Jamaah

    Akidah

    Memahami pandangan KH. M. Hasyim Asy’ari sebagai pendiri sekaligus ideolog NU mengenai Ahlus Sunnah Wal Jamaah berarti memahami orisinalitas gagasan mengenai ideologi Sunni pada komunitas Islam tradisional khususnya kalangan pesantren.

     

    Kajian buku ini memberikan gambaran dan fokus mengenai bagaimana ideologi itu dimaknai oleh KH. M. Hasyim Asy’ari dan komunitasnya di tengah dialektika wacana modernisme dan tradisionalisme Islam di Indonesia pada awal abad ke dua puluh. Studi semacam ini, selain dapat memberikan referensi bagi usaha usaha reaktualisasi ideologi, juga berguna untuk menambah khazanah keilmuan tentang Sunni Partikular, yaitu ekspresi Ahlus Sunnah wal Jamaah pada dimensi ruang dan waktu tertentu. Ia merupakan wujud aktualisasi sekaligus kontekstualisasi Ahlus Sunnah Wal Jamaah yang bersinggungan dengan kesejarahan umat Islam.

    Harga:Rp. 50.000,-»45.000,-
  • Pengantar Sejarah Ahlussunnah Wal Jamaah - Muhammad Idrus Ramli

    Akidah

    Dewasa ini, seiring dengan maraknya berbagai aliran menyimpang dan bahkan menyesatkan umat, menuntut umat Islam agar terus memacu diri mengkaji warisan ulama Salaf Shalihin yang ajarannya lurus murni, beraliran Ahlus Sunnah wal Jamaah baik dari aspek akidah, sejarah, sosial, politik, ekonomi dan lain sebagainya.

     

    Salah satu aspek yang sangat menarik untuk dipelajari adalah kajian Ahlus Sunnah wal Jamaah dalam bidang sejarah, sehingga akan terungkap kondisi politik di msa khulafaur Rasyidin, awal lahirnya perpecahan dalam Islam, latar belakang lahirnya berbagai aliran, hakikat istilah Ahlus Sunnah wal Jamaah, yang identik dengan dua madzhab besar dalam Islam yang diikuti oleh mayoritas kaum muslimin dari dahulu hingga kini, yaitu madzhab Al Asy’ari dan Al-Maturidi.

     

    Khilafiyah antara dua madzhab ini tidak sampai pada batas saling membid’ahkan dan mengkafirkan, sebagai ciri khas Ahlus Sunnah wal Jamaah yang selalu menjaga kebersamaan, solidaritas dan persaudaraan. Buku ini juga akan mengungkap mata rantai dua madzhab tersebut dengan kaum muslimin Indonesia

    Harga:Rp. 33.000,-»28.500,-
  • Peringatan Haul Ditinjau dari Hukum Islam

    Akidah|Fikih|Kontra Wahabi

    Peringatan Haul sudah membumi di bumi tercinta Indonesia, entah sejak kapan dimulai dan siapa yang memulai, yang jelas peringatan ini sudah merupakan sutu kelaziman yang mengakar di mana-mana, tanpa ada keraguan sedikitpun bagi yang melakukan. Sampai akhirnya muncul kelompok yang Anti Haul.

     

    Kelompok ini menyerang sedemikian dahsyatnya, sehingga akhirnya memunculkan pertanyaan dan ungkapan mengapa yang dihauli ulama bukannya Rasulallah saw?, padahal Rasulullah adalah satu-satunya uswah hasanah.

     

    Bagaimanakah hukum Haul yang sebenarnya? Apa kata ulama tentang Haul ? Benarkah peringatan Haul berarti menjadikan kubur sebagai masjid? Benarkah peringatan haul berarti menjadikan kubur sebgai tempat yang paling suci? Benarkah binatang yang disembelih saat haul dipersembahkan untuk mayit? Mengapa yang dihauli ulama dan bukan Rasulullah saw ?

    Harga:Rp. 10.000,-
  • Skandal Al-Qur’an Syiah

    Akidah

    Jika kita bisa memahami bagaimana persepsi suatu sekte terhadap Al-Qur’an, dan bagaimana keyakinan mereka terhadapnya, tentu kita bisa menilai secara proporsional, apakah sekte itu ada dalam rel yang benar atau sebaliknya. Dan di sini, kita sedang berhadapan dengan sekte Syiah, yang diyakini memiliki pemahan dan keyakinan spesifik yang ‘tak biasa’ terhadap Al-Qur’an. tapi kita perlu tahu pasti, seperti apa ketidakwajaran keyakinan di dalam Syiah itu? Buku ini akan memberikan jawabannya.

    Harga:Rp. 25.000,-
  • Syiah di Mata Ulama dan Al Ba’alawi

    Akidah

    Syiah telah meresahkan. Muncul dengan mengaku sebagai pengikut madzhab Ahlul Bait, mereka sebarkan faham menyimpang di tengah umat Islam Ahlussunnah Wal Jamaah. Akibatnya, tidak sedikit yang tersesat.

     

    Apa dan siapa Syiah itu? Bagaimana mereka muncul? Bagaimana keyakinan mereka terhadap Qur’an dan As-Sunnah? Seperti apa sikap mereka terhadap sahabat Nabi dan istri Nabi, ummul mukminin Aisyah r.ha? Apa kata ulama tentang Syiah dan bagaimana sikap para Sayyid Al Baalawi terhadap mereka?

     

    Buku ini menjelaskan secara gamblang dan praktis semua seluk beluk Syiah. Disusun dengan gaya tanya jawab sehingga mudah dipahami oleh semua kalangan. Buku ini tentu disertai dengan dalil-dalil dari kitab-kitab rujukan yang terpercaya.

    Harga:Rp. 20.000,-
  • Terjemah Kitab Fathul Majid, Ilmu Tauhid

    Akidah

    Buku ini adalah terjemahan kitab Fathul Majid karya Syekh Muhammad Nawawi bin Umar Al Jawi Asy Syafi’i. Kitab Fathul Majid adalah kitab yang menjelaskan dasar dasar aqidah Ahlus Sunnah wal Jamaah yang identik dengan Ijma’ atau kesepakatan ulama tentang aqidah Islam. Hal ini sangat berlawanan dengan madzhab Muktazilah yang lantang menolak Ijma’, juga berbeda dengan golongan Syi’ah yang menolak qiyas.

     

    Kitab Fathul Majid dalam kenyataannya benar benar sangat populer di kalangan pesantren, setiap pondok pesantren mesti mengenalnya, lebih dari itu setiap santri dianjurkan mengkaji dan mempelajarinya, sebab memahami kitab seperti ini merupakan tanda muslim yang sejati, karena dia bisa mengerti hakekat dirinya dan mengenal Rabb yang menciptakannya, sehingga dia bisa menghambakan diri kepada Allah secara hak tanpa keraguan sedikitpun. Secara mantap, dia akan bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang layak sebagai Rabb kecuali Allah dan bersaksi, Nabi Muhammad adalah hamba sekaligus utusan Allah.

    Harga:Rp. 14.000,-
  • Terjemah Kitab Jawahirul Kalamiyah – Syekh Thahir bin Saleh Al-Jazairi

    Akidah

    Buku ini adalah terjemah dari kitab Jawahirul Kalamiyah karya Syekh Thahir bin Saleh al-Jazairi. Kitab ini berisi pelajaran ilmu tauhid dasar.  Pembahasan dalam buku ini sangat mudah, padat, dan logis.

     

    Buku ini disusun dengan metode tanya-jawab, sehingga akan memudahkan pemahaman dan langsung pada tujuan (to the point). Teks bahasa Arab dari kitab aslinya juga masih disertakan dalam edisi terjemahan ini.

    Harga:Rp. 5.000,-
  • Terjemah Kitab Kifayatul Awam, Pembahasan Ajaran Tauhid Ahlus Sunnah Wal Jamaah - Syeikh Muhammad al-Fudholi

    Akidah

    Buku ini adalah terjemah dari Kitab Kifayatul Awam.  Kitab ini merupakan kitab yang yang mu'tabar dan dipelajari dihampir di semua pondok pesantren di Indonesia. Kitab ini berisikan pelajaran Ilmu Tauhid Ahlus Sunnah wal Jamaah.

    Mempelajari Ilmu Tauhid akan meningkatkan dan memperteguh keimanan dalam dada. Iman yang kuat akan mendorong seseorang untuk terus beramal sholeh dan berpikiran positif. Iman yang kuat juga akan membentengi seseorang dari perbuatan yang dilarang oleh syariat.

    Harga:Rp. 15.000,-
  • Terjemah Kitab Sullamut Taufiq, Tangga Menggapai Taufiq – Syekh Abdullah bin Husain bin Thahir Ba’Alawi

    Akidah|Fikih

    Buku ini adalah terjemah dari kitab Sullamut Taufiq  karya Syekh Abdullah bin Husain bin Thahir bin Muhammad bin Hasyim Ba’alawi. Kitab ini merupakan salah satu peninggalan ulama salafus shaleh Ahlus Sunnah wal Jamaah. Kitab ini juga menjadi salah satu kitab rujukan dasar, serta banyak dipelajari di hampir semua pondok pesantren di Indonesia. Kitab ini berisi ajaran tauhid, syariah, dan etika dalam kehidupan Islami

    Harga:Rp. 10.000,-
  • Halaman: « Kembali 1 2 3 Lanjutkan »