Akidah

  • Halaman: « Kembali 1 2 3 Lanjutkan »
  • Kesahihan Dalil Ziarah Kubur Menurut Al-Qur’an dan Al-Hadits

    Akidah|Fikih|Ibadah|Kontra Wahabi

    Ziarah kubur pada awal Islam, ketika pemeluk Islam masih lemah, masih berbaur dengan amalan jahiliyah yang dikhawatirkan dapat menyebabkan perbuatan syirik, Rasulullah saw melarang ziarah kubur, akan tetapi setelah Islam mereka menjadi kuat, dapat membedakan mana perbuatan yang mengarah kepada syirik dan mana yang mengarah kepada ibadah karena Allah, Rasulullah saw memerintahkan ziarah kubur, karena ziarah kubur itu dapat mengingatkan pelakunya untuk selalu teringat mati dan akhirat

     

    Buku ini akan membahas secara lengkap pengertian ziarah kubur, hukum-hukum ziarah kubur, tujuan ziarah kubur, adab dan tata cara ziarah kubur, hal-hal yang dilarang ketika ziarah kubur, serta bagaimana pendapat ulama, termasuk pendapat Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah tentang hal-hal yang berkaitan dengan ziarah kubur.

     

    Disamping itu, akan dijelaskan juga bagaimana ziarah kubur Nabi Muhammad saw, ziarah kubur ulama Shalihin

    Harga:Rp. 9.500,-
  • Kiai NU atau Wahabi Yang Sesat Tanpa Sadar? Jawaban Terhadap Buku-Buku Mahrus Ali

    Akidah|Kontra Wahabi

    Mahrus Ali sempat membuat heboh negeri ini, bukunya yang berjudul “Mantan Kyai NU Menggugat Shalawat dan Dzikir Syirik” yang beredar luas beberapa tahun silam membuat resah umat dan para kyai, khususnya dari kalangan Nahdliyin.

     

    Buku sanggahannya pun muncul, ditulis oleh Lembaga Bahtsul Masail NU Jember. Kedua buku tersebut lalu menjadi perbincangan hangat dan polemik di masyarakat. Akhirnya pada tahun 2008, Pasca Sarjana IAIN Sunan Ampel Surabaya menggelar debat ilmiah terbuka antar dua penulis buku tersebut. Namun Mahrus Ali tidak datang, dengan alasan keamanan dan hanya diwakilkan penulis kata pengantarnya, Ust. Muammal Hamidi.

     

    Tiga tahun berselang, Mahrus Ali yang tidak menghadiri debat tersebut, tiba-tiba muncul dengan dua buku barunya “Bongkar Kesesatan Debat Terbuka Kyai NU di Pasca Sarjana Sunan Ampel Surabaya” dan buku “Sesat Tanpa Sadar.”

     

    Buku ini hadir untuk menjawab atau membantah buku “Sesat Tanpa Sadar” karya Mahrus Ali, yang terbukti banyak melakukan pemelintiran data serta tidak jujur dalam mengutip teks-teks para ulama Ahlus Sunnah Wal Jamaah. Bahkan yang lebih fatal, Mahrus Ali berani menyalahkan pendapat ulama rujukan utama sekte Wahabi seperti Ibnu Taimiyah, Ibnu Qayyim Al-Jauziyah dan lain-lain.

    Stok Habis
    Harga:Rp. 30.000,-»25.000,-
  • Kisah Isra’ Mi’raj Rasulullah Saw, Terjemah Kitab Dardir Bainama Qishotul Mi’roj

    Akidah

    Perjalanan Baginda Rasulullah Saw melintasi dimensi dan waktu pada malam Isra Mi’raj dipaparkan buku ini berdasarkan keterangan dari hadis hadis shahih. Pembahasannya dilengkapi dengan kajian mengenai peristiwa peristiwa penting seputar perjalanan Baginda Rasulullah Saw itu dan pengalaman pengalaman diluar batas indrawi manusia yang dialami beliau Saw pada malam yang bersejarah tersebut.

     

    Buku ini memberikan jawaban atas sejumlah pertanyaan seputar Isra Mi’raj. Diantaranya adalah, apakah Baginda Nabi Muhammad Saw mengalami Isra’ Mi’raj ragawi atau ruhani? Mengapa perjalanan beliau Saw ke Sidratul Muntaha dilakukan dari Baitul Maqdis? Serta seputar pertanyaan pertanyaan lainnya yang mengenai perjalanan Isra’ Mi’raj Baginda Nabi Saw.

     

    Jawaban itu semua dapat ditemukan dalam buku ini, yang mendasarkan kajiannya kepada sumber sumber yang otentik dan terjamik keshahihannya. 

    Harga:Rp. 14.000,-
  • Madzhab Al Asy'ari, Benarkah Ahlussunnah Wal-Jama'ah? - Muhammad Idrus Ramli

    Akidah|Kontra Wahabi

    "Kalau memang Nahdlatul Ulama mengklaim Mengikuti madzhab Ahlussunnah Wal-Jama'ah, mengapa mengikuti madzhab al-Asy'ari, kok tidak mengikuti madzhab ulama salaf yang saleh saja yang memang benar-benar Ahlussunnah Wal-Jama'ah?" "Apakah dalil-dalil yang menunjukkan bahwa madzhab al-Asy'ari itu Ahlussunnah Wal-Jama'ah atau al- firqah al-najiyah?”

     

    "Mengapa Ahlussunnah Wal-Jama'ah hanya mewajibkan mengetahui sifat dua puluh yang wajib bagi Allah? Bukankah dalam Asma'ul Husna sendiri, nama-nama dan sifat-sifat Allah berjumlah sembilan puluh sembilan ?"

     

    Tiga pertanyaan menggelitik itu datang pada penulis di forum Seminar. Pertama, dari peserta yang tampaknya beraliran Salafi. Kedua, walaupun lebih baik dari pertanyaan sebelumnya, namun juga menunjukkan bahwa pada saat ini, hal-hal yang sebenarnya dianggap sebagai ideologi dan keyakinan di kalangan masyarakat, ternyata seringkali digugat kebenarannya. Ketiga, tampak semacam gugatan yang bernada filosofis. Kalau pertanyaan-pertanyaan itu tidak segera dijawab akan memunculkan pertanyaan berantai. Sebab, kesimpulan yang bisa ditangkap dari pertanyaan-pertanyaan tersebut adalah bahwa madzhab al-Asy'ari bukan Ahlussunnah Wal-Jama'ah. Madzhab al-Asy'ari tidak mengikuti ajaran ulama salaf yang saleh, dan pada gilirannya Nahdlatul Ulama bukan Ahlussunnah Wal-Jama'ah? Benarkah...?

     

    Nah, dari berbagai pertanyaan itulah buku ini disusun oleh seorang aktivis Bahtsul Masa'il di lingkungan NU, Ustad Muhammad Idrus Ramli. Di sini sarat akan kajian sejarah, metodologi, sistematika, profil tokoh -ahli tafsir, hadits, fiqih, teologi dan tashawwuf-, ulasan kitab, kesaksian dan pengakuan para ulama, serta dalil-dalil madzhab al-Asy'ari.

    Harga:Rp. 47.000,-»45.000,-
  • Mana Dalilnya?, Seputar Ziarah Kubur, Tawasul & Tahlil, Habib Nouval bin Muhammad Alaydrus

    Akidah|Ibadah|Karya Habib Novel Alaydrus|Kontra Wahabi

    Mana dalilnya, sebuah pertanyaan yang sering kali kita ajukan ketika mendengar, membaca atau melihat sebuah kegiatan keagamaan yang berada di tengah-tengah masyarakat.

     

    Buku ini menyajikan kepada Anda sebuah jawaban atas pertanyaan tersebut. Dalam buku ini kita diajak untuk menyelami kedalaman makna Al-Qur'a, Hadis dan pemikiran para ulama untuk memperluas wawasan.berpikir Anda.

     

    Sehingga, dengan membaca buku Insya Allah, Anda tidak akan lagi terlibat dalam perdebatan yang menjemukan dan tidak bermanfaat. 

    Stok Habis
    Harga:Rp. 33.000,-»30.000,-
  • Mana Dalinya 2 : Maulid Nabi, Sunnah Atau Bid'ah? Habib Nouval bin Muhammad Alaydrus

    Akidah|Karya Habib Novel Alaydrus|Kontra Wahabi|Tasawwuf

    Mana dalilnya, sebuah pertanyaan yang sering kali kita ajukan ketika mendengar, membaca atau melihat sebuah kegiatan keagamaan yang berada di tengah-tengah masyarakat. Buku ini menyajikan kepada Anda sebuah jawaban atas pertanyaan tersebut. Dalam buku ini penulis mengajak pembaca untuk menyelami kedalam makna Al-Quran, Hadits dan pemikiran para ulama untuk memperluas wawasan berpikir Anda. Shingga, dengan membaca buku ini Insya Allah, Anda tidak akan lagi terlibat dalam perdebatan yang menjemukan dan tidak bermanfaat.

     

    Share

    Stok Habis
    Harga:Rp. 33.000,-»30.000,-
  • Melurushkan Kesalahan Buku Putih Kyai NU

    Akidah

    Mengingat telah beredarnya “Buku Putih Kyai NU” karya Bapak Kyai Afrokhi Abdul Ghoni yang telah meresahkan warga Nahdliyin khususnya tuduhan syirik, kufur dan bid’ah terhadap amaliah warga NU, maka kami atas naam FBMPP (Forum Bastsil Masail Pondok Pesantren) se Eks Kawedanan Pare selalu organisasi yang bergerak di bidang kajian Islam dan masail diniyyah wa qaqiiyah mempunyai tanggung jawab untuk menulis sebuah risalah yang memberikan jawaban atas pernyataan pernyataan yang penuh dengan tuduhan tuduhan tersebut.

     

    Setelah kami kaji bersama kehadiran Buku Putih Kyai NU ini merupakan babak lanjutan dari buku “Mantan Kyai NU Menggugat Sholawat dan Dzikir Syirik” karya H.  Mahrus Ali dan lainnya.  Yang kesemuanya masih merujuk pada empat poin pembahasan yaitu Tauhid, Ibadah dan Bid’ah, Tawasul dan Tabaruk.

    Harga:Rp. 43.000,-»39.000,-
  • Membedah Bid'ah & Tradisi dalam Perspektif Ahli Hadits & Ulama Salafi – Muhammad Idrus Romli

    Akidah|Kontra Wahabi

    Dewasa ini seiring dengan derasnya arus globalisasidan modernisasi, telah berkembang beberapa aliran transnasional yang anti tradisi dan berupaya membabat habis tradisi lokal serta menggantikannya dengan tradisi sebagian bangsa Arab modern dengan dalih purifikasi ajaran Islam serta kembali kepada ajaran al-Qur'an dan Sunnah. Kelompok anti tradisi ini dipelopori oleh gerakan Salafi atau Wahhabi, dan berpengaruh luas terhadap aliran transnasional lainnya.

     

    Namun sayang sekali, semangat dan obsesi kelompok tersebut dalam upaya membabat habis seluruh tradisi lokal, bukanlah berangkat dari dalil-dalil al-Qur'an, Sunnah dan aqwal ulama yang otoritatif (mu'tabar), yang selama ini menjadi pedoman mayoritas umat Islam Ahlusunnah wal Jama'ah di berbagai belahan dunia Islam.


    Oleh karena itu buku kecil ini berupaya menjelaskan beragam tradisi umat Islam di tanah air berdasarkan al-Qur'an dan Hadits, serta menurut perspektif para ulama yang menjadi rujukan utama kaum Wahhabi.

    Stok Habis
    Harga:Rp. 12.000,-»10.000,-
  • Mengenal dan Mewaspadai Penyimpangan Syi'ah di Indonesia, Tim Majelis Ulama Indonesia

    Akidah

    Buku ini hadir sebagai jawaban dari permintaan lapisan umat Ilam di Indonesia yang memohon kejelasan sikap Majelis Ulama Indonesia tentang paham Syi'ah yang belakangan mencuat lagi ke permukaan dalam skala nasional.


    Majelis Ulama Indonesia sebenarnya sudah sejak lama memiliki panduan bagi umat Islam dalam menyikapi paham Syi'ah di Indonesia baik melalui Rekomendasi Fatwa tentang paham Syi'ah pada tahun 1984, hasil ijtima Ulama Indonesia tahun 2006 yang berisikan taswiyatul manhaj berdasarkan manhaj Ahlus Sunnah Wal Jamaah maupun 10 kriteria pedoman penetapan aliran sesat yang disahkan dalam forum Rakernas MUI tahun 2007.


    Namun, kiranya beberapa panduan dasar keagamaan yang dihasilkan oleh MUI itu belum tersosialisasikan secara baik, sistematis, dan ilmiah untuk merespons tuntutan masyarakat Islam terkait munculnya suatu paham yang dinilai menyimpang dari ajaran Islam yang diyakini dan diamalkan oleh umat Islam di Indonesia. Oleh sebab itu, buku ini disusun untuk menjadi panduan bagi umat dalam memilah dan memilih paham keagamaan yang benar dan yang menyimpang

    Harga:Rp. 25.000,-
  • Menguak Misteri Muhammad Dalam Kitab Suci Injil oleh Mantan Profesor Katolik Roma, Abdul Ahad Dawud

    Akidah

    Berkat petunjuk dari Allah swt, Abdul Ahad Dawud – Seorang pendeta Katolik Roma dari sekte Uniate Chaledan dengan nama lengkap Profesor Rev. David Benjamin Keldani, B.D. berhasil mengungkap “Misteri Muhammad saw dalam Kitab Suci Injil” yang kebenaranya masih disembunyikan sejak 16 abad silam hingga kini.

     

    Dengan gaya yang lugas dan tegas Abdul Ahad Dawud berani menggugat kebenaran Al-Kitab ; meredam gejolak jiwa dan pikiran yang memberontak terhadap ketidakrasionalan ajaran-ajaran yang selama 40 tahun, menjadi pegangan suci bagi beliau.

     

    Karya langka ini sungguh benar-benar argumentatif dan rasional sehingga tak ayal lagi, kitab fenomenal ini tidak terbantahkan oleh siapa pun.

    Harga:Rp. 58.000,-»55.000,-
  • Mungkinkah Sunnah Syiah Dalam Ukhuwah? Jawaban Atas Buku Dr. Qurays Shihab "Sunnah Syiah Bergandengan Tangan Mungkinkah?"

    Akidah

    Dulu, pada masanya Imam Asy'ari, Imam Ghazali, Imam Razi, dan Imam-Imam lain, pembahasan akidah yang paling ramai adalah perdebatan antara Ahlussunnah dengan Mu'tazilah, juga Ahlussunnah dan Syiah. Namun, saat ini Mu'tazilah sudah tidak muncul, tinggal perdebatan dengan Syiah yang tak pernah berhenti sampai sekarang.

    Mungkin saja, Syiah tidak akan pernah habis sampai hari kiamat dan menjadi tantangan utama akidah Ahlussunnah. Oleh karena itu, kajian sungguh-sungguh yang dilakukan anak-anak muda seperti ananda Qusyairi dan kawan-kawannya ini, menurut saya merupakan langkah penting untuk membendung pengaruh aliran sesat semacam Syiah...Sebab, saya jarang sekali melihat anak-anak muda yang peduli dan memikirkan akidah umat dengan sungguh-sungguh. (KH. A. NAwawi Abd. Djalil, Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri).

     

    "Perang" pemikiran dalam bingkai ideologi melawan suatu sekte dalam agama, semacam Syiah, sejatinya jauh lebih sulit dan rumit ketimbang membantah argumentasi-argumentasi para penginjil dalam dialog antar-agama, misalnya. Sebab, selain sering kali menggunakan rujukan-rujukan dari kitab-kitab Ahlussunnah-dengan segenap pendistorsiannya-kelompok Syiah juga tak canggung untuk berdialog dari balik dinding taqiyyah (menyembunyikan keyakinan sesungguhnya). Dengan demikian, bertemu di satu meja sekalipun, kita akan sulit membedakan mana yang Ahlussunnah dan mana yang Syi'ah, apalagi untuk membedakan argumentasi-argumentasi Syiah dengan Ahlussunnah yang tertuang dalam buku-buku mereka (Syiah).

    Harga:Rp. 65.000,-
  • Pemikiran KH. M. Hasyim Asy’ari Tentang Ahlus Sunnah Wal Jamaah

    Akidah

    Memahami pandangan KH. M. Hasyim Asy’ari sebagai pendiri sekaligus ideolog NU mengenai Ahlus Sunnah Wal Jamaah berarti memahami orisinalitas gagasan mengenai ideologi Sunni pada komunitas Islam tradisional khususnya kalangan pesantren.

     

    Kajian buku ini memberikan gambaran dan fokus mengenai bagaimana ideologi itu dimaknai oleh KH. M. Hasyim Asy’ari dan komunitasnya di tengah dialektika wacana modernisme dan tradisionalisme Islam di Indonesia pada awal abad ke dua puluh. Studi semacam ini, selain dapat memberikan referensi bagi usaha usaha reaktualisasi ideologi, juga berguna untuk menambah khazanah keilmuan tentang Sunni Partikular, yaitu ekspresi Ahlus Sunnah wal Jamaah pada dimensi ruang dan waktu tertentu. Ia merupakan wujud aktualisasi sekaligus kontekstualisasi Ahlus Sunnah Wal Jamaah yang bersinggungan dengan kesejarahan umat Islam.

    Harga:Rp. 50.000,-»45.000,-
  • Pengantar Sejarah Ahlussunnah Wal Jamaah - Muhammad Idrus Ramli

    Akidah

    Dewasa ini, seiring dengan maraknya berbagai aliran menyimpang dan bahkan menyesatkan umat, menuntut umat Islam agar terus memacu diri mengkaji warisan ulama Salaf Shalihin yang ajarannya lurus murni, beraliran Ahlus Sunnah wal Jamaah baik dari aspek akidah, sejarah, sosial, politik, ekonomi dan lain sebagainya.

     

    Salah satu aspek yang sangat menarik untuk dipelajari adalah kajian Ahlus Sunnah wal Jamaah dalam bidang sejarah, sehingga akan terungkap kondisi politik di msa khulafaur Rasyidin, awal lahirnya perpecahan dalam Islam, latar belakang lahirnya berbagai aliran, hakikat istilah Ahlus Sunnah wal Jamaah, yang identik dengan dua madzhab besar dalam Islam yang diikuti oleh mayoritas kaum muslimin dari dahulu hingga kini, yaitu madzhab Al Asy’ari dan Al-Maturidi.

     

    Khilafiyah antara dua madzhab ini tidak sampai pada batas saling membid’ahkan dan mengkafirkan, sebagai ciri khas Ahlus Sunnah wal Jamaah yang selalu menjaga kebersamaan, solidaritas dan persaudaraan. Buku ini juga akan mengungkap mata rantai dua madzhab tersebut dengan kaum muslimin Indonesia

    Harga:Rp. 33.000,-»28.500,-
  • Peringatan Haul Ditinjau dari Hukum Islam

    Akidah|Fikih|Kontra Wahabi

    Peringatan Haul sudah membumi di bumi tercinta Indonesia, entah sejak kapan dimulai dan siapa yang memulai, yang jelas peringatan ini sudah merupakan sutu kelaziman yang mengakar di mana-mana, tanpa ada keraguan sedikitpun bagi yang melakukan. Sampai akhirnya muncul kelompok yang Anti Haul.

     

    Kelompok ini menyerang sedemikian dahsyatnya, sehingga akhirnya memunculkan pertanyaan dan ungkapan mengapa yang dihauli ulama bukannya Rasulallah saw?, padahal Rasulullah adalah satu-satunya uswah hasanah.

     

    Bagaimanakah hukum Haul yang sebenarnya? Apa kata ulama tentang Haul ? Benarkah peringatan Haul berarti menjadikan kubur sebagai masjid? Benarkah peringatan haul berarti menjadikan kubur sebgai tempat yang paling suci? Benarkah binatang yang disembelih saat haul dipersembahkan untuk mayit? Mengapa yang dihauli ulama dan bukan Rasulullah saw ?

    Harga:Rp. 10.000,-
  • Permata Yang Indah, Terjemah Kitab Ad Durrunnafis Karya Syekh M. Nafis bin Idris Al Banjarie

    Akidah

    Buku ini adalah terjemahan dari Kitab Ad Durrunafis, Kitab ini menjelaskan tentang persoalan persoalan tauhid. Kitab ini disusun oleh seorang ulama tanah banjar, yaitu Syekh M. Nafis bin Idris Al Banjarie pada tahun 1200 H di kota Makkah al Mukarramah.

     

    Sebagaimana yang disampaikan pengarang kitab ini dalam muqaddimahnya, kitab ini banyak menjelaskan tentang Keesaan Allah, Af’al Allah, Asma Allah dan Zat Allah.

    Harga:Rp. 22.000,-
  • Qami'uth Thughyan Ala Manzhumati Su'abul Iman karya Syaikh Nawasi Al Bantani

    Akidah

    Buku ini adalah terjemah dari kitab Qami'uth Thughyan Ala Manzhumati Su'abul Iman karya Syaikh Nawasi Al Bantani yang mengupas syair syair "Syu'abul Iman" karya Syaikh Zainuddin bin Ali bin Ahmad. Isi buku ini adalah penjelasan mengenai 77 cabang iman yang dapat mengantarkan seorang mukmin menyempurnakan nilai keimanannya kepada Allah.
    Harga:Rp. 15.000,-
  • Skandal Al-Qur’an Syiah

    Akidah

    Jika kita bisa memahami bagaimana persepsi suatu sekte terhadap Al-Qur’an, dan bagaimana keyakinan mereka terhadapnya, tentu kita bisa menilai secara proporsional, apakah sekte itu ada dalam rel yang benar atau sebaliknya. Dan di sini, kita sedang berhadapan dengan sekte Syiah, yang diyakini memiliki pemahan dan keyakinan spesifik yang ‘tak biasa’ terhadap Al-Qur’an. tapi kita perlu tahu pasti, seperti apa ketidakwajaran keyakinan di dalam Syiah itu? Buku ini akan memberikan jawabannya.

    Harga:Rp. 25.000,-
  • Syiah di Mata Ulama dan Al Ba’alawi

    Akidah

    Syiah telah meresahkan. Muncul dengan mengaku sebagai pengikut madzhab Ahlul Bait, mereka sebarkan faham menyimpang di tengah umat Islam Ahlussunnah Wal Jamaah. Akibatnya, tidak sedikit yang tersesat.

     

    Apa dan siapa Syiah itu? Bagaimana mereka muncul? Bagaimana keyakinan mereka terhadap Qur’an dan As-Sunnah? Seperti apa sikap mereka terhadap sahabat Nabi dan istri Nabi, ummul mukminin Aisyah r.ha? Apa kata ulama tentang Syiah dan bagaimana sikap para Sayyid Al Baalawi terhadap mereka?

     

    Buku ini menjelaskan secara gamblang dan praktis semua seluk beluk Syiah. Disusun dengan gaya tanya jawab sehingga mudah dipahami oleh semua kalangan. Buku ini tentu disertai dengan dalil-dalil dari kitab-kitab rujukan yang terpercaya.

    Harga:Rp. 20.000,-
  • Terjemah Kitab Fathul Majid, Ilmu Tauhid

    Akidah

    Buku ini adalah terjemahan kitab Fathul Majid karya Syekh Muhammad Nawawi bin Umar Al Jawi Asy Syafi’i. Kitab Fathul Majid adalah kitab yang menjelaskan dasar dasar aqidah Ahlus Sunnah wal Jamaah yang identik dengan Ijma’ atau kesepakatan ulama tentang aqidah Islam. Hal ini sangat berlawanan dengan madzhab Muktazilah yang lantang menolak Ijma’, juga berbeda dengan golongan Syi’ah yang menolak qiyas.

     

    Kitab Fathul Majid dalam kenyataannya benar benar sangat populer di kalangan pesantren, setiap pondok pesantren mesti mengenalnya, lebih dari itu setiap santri dianjurkan mengkaji dan mempelajarinya, sebab memahami kitab seperti ini merupakan tanda muslim yang sejati, karena dia bisa mengerti hakekat dirinya dan mengenal Rabb yang menciptakannya, sehingga dia bisa menghambakan diri kepada Allah secara hak tanpa keraguan sedikitpun. Secara mantap, dia akan bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang layak sebagai Rabb kecuali Allah dan bersaksi, Nabi Muhammad adalah hamba sekaligus utusan Allah.

    Harga:Rp. 14.000,-
  • Terjemah Kitab Jawahirul Kalamiyah – Syekh Thahir bin Saleh Al-Jazairi

    Akidah

    Buku ini adalah terjemah dari kitab Jawahirul Kalamiyah karya Syekh Thahir bin Saleh al-Jazairi. Kitab ini berisi pelajaran ilmu tauhid dasar.  Pembahasan dalam buku ini sangat mudah, padat, dan logis.

     

    Buku ini disusun dengan metode tanya-jawab, sehingga akan memudahkan pemahaman dan langsung pada tujuan (to the point). Teks bahasa Arab dari kitab aslinya juga masih disertakan dalam edisi terjemahan ini.

    Harga:Rp. 5.000,-
  • Halaman: « Kembali 1 2 3 Lanjutkan »